Kau..
Kebiasaanku.
Yang tak sengaja ku temukan saat jiwaku rapuh.
Jika nanti kau menghilang, mungkin saja sulit untuk bertahan.
Tapi kan ku usahakan untuk lebih mengutamakan logika dan pikiran.
Kebiasaanku.
Yang tak sengaja ku temukan saat jiwaku rapuh.
Jika nanti kau menghilang, mungkin saja sulit untuk bertahan.
Tapi kan ku usahakan untuk lebih mengutamakan logika dan pikiran.
Agar
aku mampu tersenyum meskipun telah kehilangan
Tahukah kau karena apa? Teringat kata kata ajaib dari Bang Tere dibuku Rembulan Tenggelam diWajahmu. "Tak ada yang hilang dari kenangan. Tak ada yang pergi dari hati. Dimanapun kita berada, kita tetap bersaudara".
Juga teringat kalimat perkataan Pak Tua, "Dia tak pernah pergi dan tak akan pernah mati selama kau masih mengizinkannya tinggal dan tetap hidup didalam hatimu. Dia tetap abadi didalam labirin fikirmu. Jadi, tetaplah tersenyum terhadap apapun kisahmu, Ar"
*sebenarnya
pengen diperluas menjadi wacana. Tapi karena muse tak kunjung datang meskipun aku tengah malam sudah makan (apa hubungannya coba.. -_-"), ini saja lah yang
mampu aku tampilkan. Jangan kecewa tau. (^_^)b

Tidak ada komentar:
Posting Komentar