"Maju dan teruslah maju... Tangkaplah setiap sasaran tujuan hati dan jangan takut. Segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan bumi hanya sebutir debu dibawah telapak kaki kita"
Pertama kali membaca kalimat ini dari novel yang berjudul "Perahu Kertas". Bagus banget novelnya. Salah satu novel yang paling aku suka diantara koleksi buku yang aku punya.
Kalimat ini sebenarnya ditujukan untuk orang yang "kurang" berani menjelajahi dunia dan menunjukkan "ini aku dengan segala kemampuanku" untuk melakukan suatu perubahan atau hanya sekedar mewujudkan mimpi mimpi yang terkadang dianggap musykil oleh orang lain. Heiii, bukankah sebelumnya telah kukatakan kawan. Bermimpilah, karena nyata itu berawal dari mimpi mimpi yang kau wujudkan. Menganalisis kalimat "dan bumi hanyalah sebutir debu dibawah telapak kaki kita" aku berpikir ya iya lah. Kan kita emang menginjak bumi saat ini yang berupa kumpulan dari butiran tanah yang apabila telah memasuki musim kemarau panjang hingga buat bumi tercinta kita ini panasnya gila gilaan akan memicu kepulan debu terutama dipicu oleh kendaraan dan angin. Bahkan tanpa kita sadari karena kurangnya minat untuk mengamati (kurang kerjaan juga ngamati yang begituan :P ... ) ketika kita berjalan kita juga menciptakan fenomena "kepulan" itu. Hehehehe...
*Gak lucu deh kayaknya . Ntah apa apa author nya.... -_-"
Lalu, apa poin penting dari tulisan ini? Menurutmu?
Menurutku? Entah, aku pun tak tau.. Aku hanya menulis apa yang ada dipikiranku saja dan ingin memperbanyak isi blogku tentunya (hehehehe.....niat terselubung... >< ).
Yaah, intinya jangan takut "menghadapi" dunia. Jalani saja. Karena sebenarnya, kebanyakan hal hal yang kita takutkan akan terjadi itu sesungguhnya gak pernah terjadi. Maka cobalah. Bukankah lebih baik kita mencoba lalu gagal untuk kemudian akhirnya berhasil, daripada kita gagal mencoba hingga kita tak pernah tau potensi apa yang kita miliki dan kesempatan seperti apa yang menghampiri?!?!?!
Jadi, mulailah untuk berani mempercayakan dirimu dan kemampuanmu. Karena tanpa keberanian kau takkan pernah mendapatkan apa apa (pesan salah satu sahabat hatiku ^_^ ). Contoh, kau takut makan cokelat karena kau berpikir itu bisa merusak keperawanan gigimu yang cantik jelita sehingga seumur hidupmu kau tak pernah memakannya. Padahal asal kau tau saja kawan, cokelat memiliki suatu zat yang bisa menjauhkanmu dari penyakit gila. Jika kau masih sangsi tentang gigimu, kau kan bisa membersihkannya setelah memakannya, bereskan..
*tapi, jangan gara gara contoh ini kalian mulai memburu cokelat untuk dikonsumsi berlebihan ya.. Secukupnya dan sesuai keperluan saja. OK.... (Hmmm... sok bijak awak.. )
Nah, itu salah satu contoh saja. Masih banyak contoh contoh lain yang bisa kalian temukan. Coba deh sesekali saat ada waktu luang kalian buat sejenis daftar hal hal yang kalian takutkan didunia ini. Coba renungkan dan ingat ingat, udah berapa banyak kesempatan yang kalian lewatkan?! Apa kalian berpikir ini buang buang waktu saja dan sia sia?
Hei, bukankah udah kubilang kalau kalian ada waktu luang dan ini tidak sia sia kawan.. Hanya salah satu cara untuk kita "sadar" udah berapa banyak kesempatan baik yang kita abaikan karena kita "kurang" berani hingga akhirnya ada satu sikap yang kita ubah yaitu rasa takut terhadap sesuatu dan kita menjadi lebih berani dalam menyikapinya.
Okee... Semangat berjuang untuk menjadi si pemberani dalam kehidupan semu ini... (^_^)v