Jumat, 20 Januari 2012

Me and Kumon

Simbol Kumon
Pertama kali bergabung dengan Kumon yaitu pertengahan Juli 2010. Hingga saat aku menulis ini aku masih ada di Kumon dan sebagai asisten pembimbing. Tugasku adalah membantu pembimbing  untuk membimbing dan memotivasi anak anak yang belajar di Kumon. Woooow, cukup lama bukan.. \(^_^)/
Apa itu Kumon?
Ketika orang orang bertanya tentang pekerjaanku dan mengatakan aku ada di Kumon, itu adalah pertanyaan pertama yang mereka kemukakan. Sebenarnya aku kurang pintar menjelaskan tentang Kumon dan sebagai jawaban atas pertanyaan mereka itu aku selalu merekomendasikan mbah "google" untuk "menjelaskan". Hehehehe.. :D
Tapi, intinya Kumon adalah sejenis bimbingan belajar. Eitsss, tunggu dulu..
Kumon memang sejenis bimbingan belajar (bimbel) , tapi bukan bimbel biasa dan sudah mendunia. Selain itu Kumon juga merupakan suatu metode dalam mempelajari Matematika dan metode Kumon berbeda dengan yang kita pelajari dibangku sekolah. Intinya sama, hanya cara yang berbeda.

Awal lahirnya Kumon adalah suatu bentuk kasih sayang seorang ayah kepada anak lelakinya yang ingin membantu anaknya dalam mempelajari Matematika.
Sesepuh Kumon
Yaaap, metode Kumon ini dikembangkan oleh Toru Kumon, seorang guru Matematika SMA di Jepang pada tahun 1954. Hingga saat ini penyebaran Kumon sudah meluas hingga lebih dari 46 negara didunia termasuk Indonesia. Kumon khusus mempelajari Matematika, namun untuk beberapa kelas sekarang udah ada English juga yang dikenal dengan nama EFL dan EE (kalau mau lebih lengkap, searching dirumah mbah "google yoo... :D ).

Kumon memiliki misi, "discovering the potential of each individual child" karena Kumon menyadari kemampuan masing masing anak berbeda dalam memahami sesuatu. Makanya, anak anak yang ingin bergabung dan belajar di Kumon sebelumnya melakukan tes penempatan untuk menentukan titik pangkal memulai pelajaran. Jadi, Kumon tidak mengelompokkan anak berdasarkan kelas disekolah formal mereka, namun sesuai dengan kemampuan si anak.

Keistimewaan Kumon adalah bahwa dikelas anak diajarkan untuk belajar mandiri, semangat pantang menyerah, ulet, disiplin dan ketelitian karena memang pada dasarnya Kumon berharap anak anak yang belajar di Kumon memiliki jiwa jiwa yang seperti itu. Sehingga sistem belajar di Kumon berbeda dengan sistem belajar disekolah maupun ditempat bimbel lainnya karena di Kumon anak anak dibimbing per individu. Selain itu materi pelajarannya disusun secara "small-steps" dan sistematis hingga anak mampu melewati materi pelajaran   hingga ke yang lebih tinggi dari materi yang disekolahnya.

Jadi, ada tiga keistimewaan kumon yaitu :
  1. Materi pelajaran sesuai dengan kemampuan masing masing anak. Jadi, materi yang menyesuaikan dengan anak, bukan anak yang menyesuaikan diri dengan materi pelajaran.
  2. Materi pelajaran disusun secara "small steps" dan sistematis sehingga anak mampu belajar secara mandiri dan mengerjakan soal soal hingga diatas tingkatan kelasnya.
  3. Adanya dukungan dan motivasi dari para pembimbing untuk masing masing anak hingga anak termotivasi untuk terus mengerjakan materi Kumon.
  Nah, itu adalah sekilas tentang Kumon. Hmmm, aku merasa beruntung bisa bergabung di Kumon karena aku tidak hanya membimbing dan mengajar, tapi justru aku yang banyak belajar disana. Belajar memahami karakter anak, belajar sabar ketika anak anak mulai  bertingkah "menyebalkan", belajar untuk mentransfer ilmu yang udah aku dapatkan, belajar untuk memotivasi anak, dan yang paling penting belajar untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan mengajarku... Hehehehe... (^_^)v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar