Senin, 30 Januari 2012

Yakin pada Diri Sendiri

Orang bodoh tapi yakin itu lebih baik daripada orang pintar tapi ragu, begitu kata Mario Teguh.
Ganbatte Kudasai
Aku setuju kalimat itu.
Karena ada begitu banyak kesempatan dan hal baru yang akan didapat oleh orang yang yakin. Beda oleh orang yang ragu, karena dia tidak berani untuk "bergerak" dan memulai sesuatu karena ragu.

Lakukan sesuatu dengan niat yang baik karena segala amalan itu bergantung kepada niatnya. Dan yakini apa yang kita lakukan akan mendapatkan hasil yang baik pula. Dan bersabarlah menunggu ketetapan dariNya. Karena sesungguhnya Dia menyaksikan kita semua (At Thur : 48).
Jika pun tidak sesuai harapan, ada Dia yang merupakan sebaik baik "pembayar" apa apa yang telah kita kerjakan.

Tetap lah semangat menjalani hidup karena memang hidup ini mau gak mau harus di jalani, dilewati. Meskipun kita tidak bergerak, waktu yang terus bergerak memperbaharui segala peristiwa yang akan terjadi pada kita dan itu gak akan pernah sama. Jadi, manfaatkan dengan sebaik baiknya. Semoga selalu ada hal dahsyat yang akan kita temui ditiap lembar buku hidup kita. Allahumma Amiin..
*renungan untukku, untukmu dan kita semua...
"Ambil yang baik, buang yang buruk, ciptakan yang lebih baik". Semangaaaaat \(^_^)/

Senin, 23 Januari 2012

Mencoba Untuk Selalu Sabar.. ^^

Kawan, pernahkah kalian merasa gundah dan sengsara berkepanjangan karena sesuatu hal yang dengan sepakat umumnya orang orang mengatakan "tertimpa musibah"? Dan kalian merasa kalianlah makhluk paling malang sedunia kemudian berpikir bahwa masalah itu takkan pernah dapat kalian selesaikan lalu mulai putus asa. Aku pernah meskipun aku gak berpikiran bahwa akulah makhluk termalang sedunia. Hehehe... :P
Nih, aku punya mantera ajaib..
Sungguh mengagumkan perkara orang mukmin, semua perkaranya itu baik. Hal itu tidak akan terdapat pada orang lain, hanya pada orang mukmin. Jika ia mendapat kesenangan, maka ia bersyukur dan itu menjadi suatu kebaikan baginya. Jika ia ditimpa kesusahan maka ia bersabar, hingga hal itu pun menjadi suatu kebaikan baginya. (H.R. Muslim).
Hai orang orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada ALLAH dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya ALLAH beserta dengan orang orang yang sabar. (Q.S Al-Baqarah : 153).
Sesungguhnya hanya orang orang yang sabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Q.S Az-Zumar : 10).
Kau tau kawan, kalimat-kalimat diatas seperti mantera ampuh untukku ketika aku mulai futur, gelisah, sedih dan menyalahkan lingkungan bahkan orang orang disekitarku karena sesuatu hal yang tidak "menyenangkan". Meskipun aku sering gagal, aku gak akan pernah menyerah untuk menerapkan hal yang telah diperintahkan olehNya saat "musibah" menghampiriku. Karena aku percaya, "I'm what I think" dengan catatan atas izin ALLAH tentunya. Bukankah telah Dia katakan, "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik." (Q.S Al-Maa'rij : 5). 
*Harus ku ingat dan ku jaga kalimat ini baik baik..

Seperti saat ini, berbagai rasa berkecamuk dalam hatiku, seperti badai rasanya. Aku ingin marah, tapi aku tau gak ada gunanya. Aku ingin menangis, tapi aku sadar itu perbuatan yang sia sia dan gak akan menyelesaikan masalah. Aku ingin menyalahkan seseorang, tapi lagi lagi aku tau dan sadar gak ada yang salah dengan mereka..
*Ternyata emosiku masih saja labil... T____T

Lalu, kembali aku teringat dengan kalimat-kalimat yang selama ini telah kujadikan sebagai suatu mantera saat aku hampir dan bahkan melupakanNya ketika muncul suatu masalah yang seolah tak mampu aku selesaikan. Aku menyemangati diriku sendiri untuk selalu bersabar dan tetap bersyukur  terhadap semua hal yang terjadi pada diriku karena aku  percaya akan janjiNya. Dia Maha Mengetahui dan Maha Melihat apa yang ada dihatiku, apa yang aku pikirkan dan apa yang telah ku usahakan. Karena itu hari ini aku bersemangat sekali untuk melakukan perubahan terhadap sikap dan pola pikirku mengenai "masalah".
*Mudah mudahan tetap terjaga.

Bersabar dan bersyukur. Apalagi yang lebih baik dari itu? Dengan bersabar kita akan merasa lapang hati dan pikiran. Dengan bersyukur kita merasa kenikmatan yang penuh berkah. Seperti janjiNya juga, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat padamu." (Q.S Ibrahim : 7). Wuaaaa.. Sapa sih yang gak mau memperoleh nikmat yang penuh berkah dariNya??? Kurasa gak ada bahkan orang yang sombong sekalipun.

Ini ada tambahan lagi yang mungkin bisa jadi inspirasi..
Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka dihari ini karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itu lah orang orang yang menang. (Q.S Al-Mukminuun : 111)
Sifat sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (Q.S Fushshilat : 35)
Kereen kan janjiNya. Karena itu, kawan (aku juga). Bersemangatlah untuk melakukan perubahan pada diri ke arah yang lebih baik dan menjadi seorang pemenang seperti yang telah dijanjikan olehNya dengan memelihara rasa sabar dan syukur. Hamasaah.. Chayyooo.. Ganbatte.. \(^_^)/


*Yaa muqollibal quluub, tsabbit qalbi 'alaa diinikaa wa'alaa tho'atikaa. Aamiin..

Minggu, 22 Januari 2012

When I Miss You, Dear (^_^)

When the sunlight touches the ground, I miss you.
When the shadow of the moonlight slowly climbs up, I miss you.
The sun is setting, soon the stars will shine upon me,
If only you were here . . . ^^ 
Whisper of the wind drawn with tears above the sky.
Chasing the pretty light I shall sleep in it.
The place full of yearning. The place within my vaque memories.
Sky flowers of longing fade away like wild flowers.
Take down the sky. The sounds of your dreams flowing away.
Fly away along the starlight.
And my heart filled up with the longing I shall walk along the dream.
*for someone I don't know who is he and where is he exactly.. but I hope he is "him" :P 

"Entah".. Itu Saja..

Lagi mikir ne... xD
Ada tiga hari ini. Buatku panas dingin. Kotak hijau, awan hijau dan labu putih. Jika aku bisa bercerita dan mengungkapkan segalanya, aku berpikir, "seperti apa ekspresi dunia saat menatapkan? seperti apa tanggapan mereka?"

Tak ingin mengira ngira, ku cukupkan saja rasaku memenuhi kotak biru dan labirin fikirku. Karena hanya itu yang mampu menyerap segala bentuk ekspresi dan emosi yang tak mampu aku ungkapkan, selain padaNya tentunya.

Dia benar, inilah bentuk emosi yang pernah dia jabarkan.
Seandainya aku seorang pelukis, mungkin aku akan menggambar sketsa berupa badai yang lengang dihiasi suram yang temaram. Indah.
Seandainya aku seorang penulis, mungkin aku akan menghasilkan naskah khayalan dan hanya aku satu satunya yang mengerti makna dari tiap rangkaian kalimat tulisanku. Indah.
Seandainya aku seorang penyanyi, mungkin aku akan menyenandungkan nada nada klasik yang anak anak seusiaku tak pernah mendengar nada nada itu. Indah.
*hmmm... sepertinya aku mulai berkhayal yang aneh aneh. Alien, awan, bintang, nebula, pedang, cahaya, kunang kunang, angin, biru, dan .. dan .. dan ..

Sabtu, 21 Januari 2012

Renungan

Sungguh, ketika aku membaca ulang tulisan ini, tersentak rasanya . . .
Bak disiram tuk disadarkan… Apakah hal-hal tersebut hampir terlupakan atau malah udah terlupakan?
Pertanyaan-pertanyaan yang kadang muncul di alam bawah sadarku atau bahkan kalian semua (barangkali).
Apa yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?
Itulah kematian.
Sebab kematian adalah peristiwa yang pasti adanya dan kapan saja bisa terjadi pada kita. Malaikat maut tak perlu permisi atau meminta izin pada kita untuk menunaikan tugasnya walau bagaimanapun keadaan kita. Gak peduli kita lagi dalam keadaan sibuk, bahagia atau sebaliknya.
Apa yang paling jauh dari kita didunia ini?
Masa lalu.
Siapapun kita . . Bagaimanapun kita . . dan betapa kayanya kita, tetap kita tak akan bisa kembali ke masa lalu. Membelinya?? Hmmm . . . Lupakan saja . . Atau lakukan saja dalam imajinasimu, tapi ya begitu, tetap tak bisa menyembunyikan atau menghilangkan fakta... xD
Apa yang paling besar didunia ini?
Itulah nafsu, kawan.
Banyak manusia terjebak dan mencelakai dirinya sendiri (bahkan orang lain) karena memperturutkan hawa nafsunya. Bahkan kalau udah terlena dan gak sadar, segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu. Hati-hati ya kawan, terhadap nafsu. Jangan sampai nafsu membawa kita semua ke neraka dunia dan akhirat. (T_T)
Apa yang paling berat didunia ini?
Memegang amanah.
MasyaALLAH, begitu banyak ujian dalam menjaga amanah ini kawan. Ku rasa, kalian tau apa itu. Menjaga amanah tidak hanya sebatas menjaga barang yang dititipkan pada kita. Sesuatu hal yang dipercayakan seseorang kepada kita untuk di"jaga" adalah amanah dan itu sebenarnya sangat susah.
Apa yang paling ringan didunia ini?
Melalaikan ibadah.
Lihatlah dan amatilah fenomena yang terjadi disekitar kita saat ini. Begitu banyak orang-orang yang melalaikan ibadah karena beberapa alasan yang sebenarnya tidak perlu dikemukakan. Kebanyakan alasan itu adalah kata "tanggung, bentar lagi siap kok". Sadarkah kita, kematian adalah hal yang paling dekat dengan kita. Bagaimana jika diantara kata "sebentar" itu adalah waktunya malaikat maut menunaikan tugasnya?
Bukankah saat muadzin mengucapkan ALLAHU AKBAR . . . ALLAHU AKBAR, itu berarti ALLAH Maha Besar dari segala urusan yang kita perbuat?
Apa yang paling tajam didunia ini?
Itulah lidah manusia.
Dengan lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Dengan lidah, silaturrahmi bisa putus, timbul perselisihan baik dalam skala kecil maupun besar dan lain sebagainya.
Dan sekarang mari kita renungkan bersama.
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan kematian,
senantiasa belajar dari masa lalu,
dan tidak memperturutkan hawa nafsu?
Sudahkah kita mampu mengemban dan menjaga amanah sekecil apapun,
dengan tidak melalaikan ibadah,
serta senantiasa menjaga lidah kita?
*Renungan untukku, untukmu dan kita semua.. Semangaaaat (^_^)v

Jumat, 20 Januari 2012

Me and Kumon

Simbol Kumon
Pertama kali bergabung dengan Kumon yaitu pertengahan Juli 2010. Hingga saat aku menulis ini aku masih ada di Kumon dan sebagai asisten pembimbing. Tugasku adalah membantu pembimbing  untuk membimbing dan memotivasi anak anak yang belajar di Kumon. Woooow, cukup lama bukan.. \(^_^)/
Apa itu Kumon?
Ketika orang orang bertanya tentang pekerjaanku dan mengatakan aku ada di Kumon, itu adalah pertanyaan pertama yang mereka kemukakan. Sebenarnya aku kurang pintar menjelaskan tentang Kumon dan sebagai jawaban atas pertanyaan mereka itu aku selalu merekomendasikan mbah "google" untuk "menjelaskan". Hehehehe.. :D
Tapi, intinya Kumon adalah sejenis bimbingan belajar. Eitsss, tunggu dulu..
Kumon memang sejenis bimbingan belajar (bimbel) , tapi bukan bimbel biasa dan sudah mendunia. Selain itu Kumon juga merupakan suatu metode dalam mempelajari Matematika dan metode Kumon berbeda dengan yang kita pelajari dibangku sekolah. Intinya sama, hanya cara yang berbeda.

Awal lahirnya Kumon adalah suatu bentuk kasih sayang seorang ayah kepada anak lelakinya yang ingin membantu anaknya dalam mempelajari Matematika.
Sesepuh Kumon
Yaaap, metode Kumon ini dikembangkan oleh Toru Kumon, seorang guru Matematika SMA di Jepang pada tahun 1954. Hingga saat ini penyebaran Kumon sudah meluas hingga lebih dari 46 negara didunia termasuk Indonesia. Kumon khusus mempelajari Matematika, namun untuk beberapa kelas sekarang udah ada English juga yang dikenal dengan nama EFL dan EE (kalau mau lebih lengkap, searching dirumah mbah "google yoo... :D ).

Kumon memiliki misi, "discovering the potential of each individual child" karena Kumon menyadari kemampuan masing masing anak berbeda dalam memahami sesuatu. Makanya, anak anak yang ingin bergabung dan belajar di Kumon sebelumnya melakukan tes penempatan untuk menentukan titik pangkal memulai pelajaran. Jadi, Kumon tidak mengelompokkan anak berdasarkan kelas disekolah formal mereka, namun sesuai dengan kemampuan si anak.

Keistimewaan Kumon adalah bahwa dikelas anak diajarkan untuk belajar mandiri, semangat pantang menyerah, ulet, disiplin dan ketelitian karena memang pada dasarnya Kumon berharap anak anak yang belajar di Kumon memiliki jiwa jiwa yang seperti itu. Sehingga sistem belajar di Kumon berbeda dengan sistem belajar disekolah maupun ditempat bimbel lainnya karena di Kumon anak anak dibimbing per individu. Selain itu materi pelajarannya disusun secara "small-steps" dan sistematis hingga anak mampu melewati materi pelajaran   hingga ke yang lebih tinggi dari materi yang disekolahnya.

Jadi, ada tiga keistimewaan kumon yaitu :
  1. Materi pelajaran sesuai dengan kemampuan masing masing anak. Jadi, materi yang menyesuaikan dengan anak, bukan anak yang menyesuaikan diri dengan materi pelajaran.
  2. Materi pelajaran disusun secara "small steps" dan sistematis sehingga anak mampu belajar secara mandiri dan mengerjakan soal soal hingga diatas tingkatan kelasnya.
  3. Adanya dukungan dan motivasi dari para pembimbing untuk masing masing anak hingga anak termotivasi untuk terus mengerjakan materi Kumon.
  Nah, itu adalah sekilas tentang Kumon. Hmmm, aku merasa beruntung bisa bergabung di Kumon karena aku tidak hanya membimbing dan mengajar, tapi justru aku yang banyak belajar disana. Belajar memahami karakter anak, belajar sabar ketika anak anak mulai  bertingkah "menyebalkan", belajar untuk mentransfer ilmu yang udah aku dapatkan, belajar untuk memotivasi anak, dan yang paling penting belajar untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan mengajarku... Hehehehe... (^_^)v

My Blog

Ditunggu masukannya..^^
Gini nih kalau "titik ledak" itu telah kutemui. Susah untuk berhentinya. Seolah olah "muse" selalu menaungi. Semangat yang timbul pun bak api ketemu bensin. Hehehehe, berlebihan ya? Sepertinya tidak karena itu yang sekarang aku lakukan.
Apa coba? Apalagi kalau bukan tentang blog ini. Sebenarnya ini udah lama banget buatnya. Sekitar tahun 2009 (lupa awal atau akhir), tapi baru sekarang ada ilham untuk ngotak ngatiknya.
Moga saja untuk waktu selanjutnya blog sederhana ini ada isi dan manfaatnya..
Chayooo...
Hayoo, ada ide mau nulis tentang apa???

Kamis, 19 Januari 2012

My Shadow's World, My Heaven

Tirai putih.. Kasur putih.. Dinding putih..
Meja putih dengan pot putih dan bunga Lily putih didalamnya..
Harum.. Angin membawa aroma itu bercampur dengan aroma lain yang aku ga tau apa itu..
Lembut, mengusap wajahku. Nyaman..
Ku buang pandangan keluar..
Sepi.. Tak ada siapa-siapa.. Yang ada hanya apa-apa.
Beringin itu, dengan segala penghuninya.. 
Terlihat seperti payung yang maha besar.. Tinggi dan sangat kokoh..
Langit diluar sana cerah.. Tak ada awan yang tampak.. Tapi, tak gerah..
Angin yang menghalaunya..
Ahh..ternyata disana ada taman..
Tapi,, tamankah itu?
Tak penting apa namanya..
Indah.. Manis.. Madu..
Sangat indah, tak terperi..
Banyak tanaman dan bunga yang belum pernah ku lihat sebelumnya..
Ahh.. Kupu-kupu itu. Apa namanya?? Aku lupa..
Crimson? Common? Lycaena kah? Atau Papillio? Morpho? Pieris?
Entahlah.. Apapun mereka.. Indah..
Ada Mantis juga ternyata. Nakal sekali mereka..
Yang lainnya... Aku ga tau.. Tapi suaranya sampai ke telingaku..
Sekali lagi,, angin yang membawanya..
Ahh.. Ada sungai juga.. Aku baru tau..
Silau... Ajaib.. Dia bercahaya.. Berpendar-pendar..
Dapat kulihat betapa beningnya..
Ada ikannya tidak ya?!
Seperti surga.. Ingin kesana..
Tidur beralaskan kasur alam dibawah beringin itu..
Dibuai oleh nyanyian penghuninya..
Hijau warna kasurnya.. Lembut tampaknya..
Ku ingin turun keluar dan bergabung dengan mereka tapi tak bisa..
Waktu "operasi"ku sebentar lagi..
Operasi yang akan menghabisi segala sakit didalam sini..
Jadi, hanya bisa berada dsini, melihat surga diluar itu..
Yang terlihat nyata namun terasa maya.. Tak tersentuh..
Hanya aroma mereka yang dengan susah payah ku hirup..
Ku alihkan pandanganku kedalam.. Sangat berbeda..
Aromanya,, suasananya,, kontras sekali..
Hanya putih disini.. Tidak disana..
Yang kulihat penuh warna..
 *Masa tersulit dalam semestaku. Kacau, tapi tetap bisa senyum ^_^