Jumat, 21 Februari 2014

Tentang Rahasia

Prolog . . .

Kapan aku akan membuka segel hatiku dan berusaha untuk menerima? Ya, aku akan membukanya jika nanti ada yang meyukaiku, menyayangiku, mencintaiku dan menginginkanku jauh melebihi aku terhadap kamu. Kamu itu siapa? Kamu itu dia, dia itu rahasia, dan rahasia itu entahlah.. 

Epilog . . .
Dan jemari kita saling menggenggam, membiarkan kehangatan mengalir hingga kedamaian itu meresapi hati masing masing. Menatap, tersenyum dan kembali menjalani kisah yang telah menjadi bagian yang harus kita lalui. Kau, aku dan impian kita, saling menemukan ya..

Minggu, 05 Januari 2014

Never Give Up

Bismillahirrahmaanirrahiim...
In the name of Allah, Most Gracious Most Mercifull...
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...
Benar adanya, ada begitu banyak hal yang tak mampu ku pelajari, aku pahami dan akhirnya aku kuasai. Tapi, bukan berarti aku menyerah dan akhirnya berhenti untuk berusaha memahami itu semua. Meskipun pada akhirnya usaha itu berbentuk diamnya aku. Namun, aku tetap berusaha.
Ada hal yang membuat diri ini berontak untuk menyerah. Pertama, seumur hidup aku belajar, aku tak pernah diajarkan untuk menyerah. Kedua, diusiaku yang hampir seperempat abad ini aku memahami benar bahwa "hidup" itu benar benar merupakan suatu kegiatan belajar dan mengajar. Setiap prosesnya mengajarkan bahwa sungguh, hidup itu adalah proses untuk memahami, mengerti dan menerima sesuatu. Yah, mengerti, memahami dan menerima dengan pemahaman, pengertian dan penerimaan yang baik dan benar. Terakhir, ada seseorang diujung sana yang ingin aku hampiri, yang menjadi impian terbesar kedua milikku. Yang dengannya aku menyempurnakan kehidupan dunia akhiratku. Yang menambah motivasi untukku selalu berusaha lebih baik dalam hal apapun. Karena itu semua, meskipun tak sempurna aku tetap berusaha.


Dear Rasulullah, Muhammad SAW...

Dear Rasulullah, manusia yang paling dicintai Allah, Muhammad saw..
Tahukah engkau? Begitu banyak hal yang tak ku mengerti mengenai hidup dan kehidupan ini.
Tahukah engkau? Entah mengapa aku selalu berkhayal, "andainya kau masih hidup..andainya kau masih ada disekitar kami..tentu saja tidak ada lagi kekhawatiran dihati kami, umatmu, hamba Allah terutama aku khususnya dalam menjalani kehidupanku.
Aku selalu berharap bisa menemukanmu didalam mimpiku. Berharap mendapatkan barisan kalimat yang bisa mengokohkan imanku, menambah kualitas dan kuantitas amalanku serta meningkatkan kadar sabar dan ikhlasku ketika beribadah kepada pencipta kita, Allah swt.
Meskipun ada suara suara yang menyentak naluri kesadaranku dan berseru "apa aku pantas menerima karunia yang luar biasa tersebut?" aku selalu saja mengharapkannya.
Ya Rasulullah, ada banyak umatmu yang sangat merindukanmu, termasuk aku. Sungguh, kami ingin bertemu, ingin bertanya banyak hal, ingin mendengar banyak hal darimu. Membaca kisahmu membuatku selalu kagum dan berusaha untuk selalu mengikuti apa yang engkau anjurkan, meskipun belum semuanya dan tidak sempurna.
Aku ingin seperti yang Allah suka ya Rasulullah saw, "Allah lebih suka sama sesuatu yang sederhana dan sedikit tapi rutin dilakukan." Aku mengerti maksud kalimat itu ya Muhammad saw. Baik besar ataupun kecil hal tersebut, banyak ataupun sedikit, kita harus istiqomah dan lillahi ta'ala tentunya. Karena itu, aku berusaha untuk terus mempertahankan sesuatu darimu sehingga aku terbiasa (aku tipe orang yang kalau terbiasa otomatis akan terus melaksanakannya tanpa sadar sesuai dengan waktunya. Alhamdulillah diberi kemampuan yang seperti itu)
Dear Rasulullah saw...
Semoga kelak, aku bisa melihat engkau secara dekat, mendengar suaramu dan kalau boleh aku juga ingin memelukmu. Sungguh, aku rindu sekali.
*Dan jarak kita semakin mendekat :)

Momen Pantai

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Akhirnya punya waktu luang juga untuk menuntaskan cerita ini. Cerita yang menurutku luar biasa. Perjalanan dan wisata hati yang sangat bermakna. Banyak pengalaman baru, meskipun sebelumnya aku udah pernah datang kesana.
Sebenarnya udah lama banget rencana pergi ke pantainya. Namun baru terlaksana pada 12 Februari 2012 ke pantai Cermin, lebih tepatnya ke pantai Sri Mersing namanya. Dan lagi-lagi bertiga, dengan teman seperjuangan waktu masih di bangku kuliahan dulu.. Hehehe..
Ini dia kronologi perjalanan wisata hati kali ini.
Setelah sebelumnya menginap sehari dirumah salah satu teman yang ikut pergi, pagi-pagi kami langsung berangkat menuju lokasi.. (aku bawa motor sendiri lho...). 
*Untuk pertama kalinya naik sepeda motor dan langsung menempuh jarak yang jauh. Awalnya aku takut, tapi karena teringat mantra yang bunyinya, "tanpa keberanian gak akan dapat apa apa" jadinya aku merasa tertantang untuk mencoba dan akhirnya berhasil.
Kemudian menuju rumah teman satu lagi untuk pamitan ma keluarganya. Kebetulan jalan menuju pantainya melewati rumah temanku itu dan akhirnya...... berangkaaat... \(^_^)/
Agak gamang juga mengendarai motornya, tapi percaya aja ma kemampuan diri sendiri dan baca doa juga tentunya. Pelan-pelan namun pasti dan hati-hati. Sering ketinggalan juga dan hampir aja kelewatan.
*maklum, baru pertama jalan sendiri melewati itu.
Sempat tersesat juga mencari pantainya. Hahahaha.. Tapi demi dan demi.. ya dijalani juga. :D
Dan akhirnya ketemu juga... MasyaaAllah, luar biasa indah.. Beneran, pengen teriak rasanya.. Begitu selesai memarkir motor ditempat yang aman, langsung deh lari-larian di pasir putih yang indah nan lembut. Dan tentu saja gak ketinggalan untuk terus mengabadikan momen momen pada saat itu lewat kamera. Sebelum bermain lebih puas, kami menyempatkan diri untuk sarapan bersama (rindu saat saat itu sekarang).
Mereka berdua memberi kejutan yang sangat indah hari itu. Yup, hari itu kebetulan hari ulang tahunku. Kami bermain sepuas puasnya. Ga terasa udah sore dan kamipun bersiap siap untuk pulang. Tapi, sebelum pulang kerumah, kami menyempatkan diri untuk mampir kerumah salah satu kerabat sahabatku itu. Yah, sekalian istirahat bentar mengumpulkan energi untuk perjalanan pulang nanti.
Oya, aku juga hampir nyasar lagi waktu pulang. Sempat terpisah dari mereka berdua. Alhamdulillah aku udah punya ponsel, jadi lebih mudah untuk menemukan mereka. Dan. akhirnya sampai juga dirumah dengan tak kurang suatu apa. Alhamdulillah (^_^)

Sabtu, 08 Juni 2013

No Se (Without You)

Without You I'm nothing
because with You I've everything
Me dijiste que te ibas y tus labios sonreían.
Mas tus ojos eran trozos del dolor.
No quise hablar, solo al final te dije adiós, solo adiós.

Yo no se si fue el orgullo, o a que cosa lo atribuyo.
Te deje partir sintiendo tanto amor.
Tal vez hacía falta solo un por favor, detente amor.

Desde el día que te fuiste,
tengo el alma mas que triste,
y mañana se muy bien va a ser peor.
Cómo olvidar ese mirar desolador.
Pero amor (aun queda amor).

No se, vivir si no es contigo.
No se, no tengo valor.
No se, vivir si no es contigo.
No se, no se ni quien soy.

Kamis, 06 Juni 2013

Tentang Seseorang

Stay in my mind ^^
Kau..
Kebiasaanku.
Yang tak sengaja ku temukan saat jiwaku rapuh.
Jika nanti kau menghilang, mungkin saja sulit untuk bertahan.
Tapi kan ku usahakan untuk lebih mengutamakan logika dan pikiran.
Agar aku mampu tersenyum meskipun telah kehilangan

Tahukah kau karena apa? Teringat kata kata ajaib dari Bang Tere dibuku Rembulan Tenggelam diWajahmu. "Tak ada yang hilang dari kenangan. Tak ada yang pergi dari hati. Dimanapun kita berada, kita tetap bersaudara".
Juga teringat kalimat perkataan Pak Tua, "Dia tak pernah pergi dan tak akan pernah mati selama kau masih mengizinkannya tinggal dan tetap hidup didalam hatimu. Dia tetap abadi didalam labirin fikirmu. Jadi, tetaplah tersenyum terhadap apapun kisahmu, Ar"

*sebenarnya pengen diperluas menjadi wacana. Tapi karena muse tak kunjung datang meskipun aku tengah malam sudah makan (apa hubungannya coba.. -_-"), ini saja lah yang mampu aku tampilkan. Jangan kecewa tau. (^_^)b


Rabu, 05 Juni 2013

My Dream

I'm dreaming of the spot in black shadows
And there's a bit of glittering from the sunlight (maybe)
But I choice to keep stay in here
I think it's the time I'm dying in these beauty darkness
With immortal silence, with eternal smiles
That's because life's a really choice and I've choosen to keep your shadow by my side. 
That's enough, dear.
If and only if you alive in my shadow's world.

*But this dream looks like a real world for me. An imagination becomes reality ^^

Kamis, 17 Januari 2013

Laa Tahzan \(^_^)/

Tak perlu sedih hati jika duka menghampiri.
Ada Dia yang tak pernah alpa menemani jika kau sadar kau punya nurani.
Karena Dia sayang, karena Dia cinta, kau selalu diberi hadiah.
Dengan barakah, dengan musibah.
Dengan bahagia, dengan derita.
Tangis, tawa, senang, susah hanya sementara didunia.
Dengan rahmat dan kasihNya, dikampung akhirat lah abadi segalanya.
Jangan menyerah dan jangan putus asa.
Jika kau menyerah hanya karena belum mendapat jalan keluar dari masalah,
engkau kemanakan Allah beserta keMahaKuasaanNya?
"Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik." (Q.S Al-Maa'rij : 5) karena "Sesungguhnya hanya orang orang yang sabarlah yang akan dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (Q.S Az-Zumar : 10)

Benang Merah

Seolah sudah takdir, semuanya dihubungkan oleh benang merah yang tak kasat mata.
Tanpa ku sadari ternyata aku juga telah diikatnya.
Bagaimana denganmu? Apakah telah kau temukan ujung benang merahmu?
"Hal ini membuat aku semakin menyadari bahwa gak ada yang kebetulan didunia ini."

Curhat Saja

Duhai jiwa yang teraniaya, bersabarlah.
Sehebat apapun tipu daya yang mereka usahakan takkan pernah menandingi kuasaNya.
Kelak mereka akan merasakan pedihnya azab yang telah Allah janjikan.
Ketika telah diperingatkan akan adanya hari kebangkitan namun mereka memperolok dan bahkan melecehkan.

Duhai jiwa yang tak senang akan adanya Dien yang diridhoi Allah.
Tunggulah oleh kalian saat tiupan sangkakala pertama itu dikumandangkan.
Saat langit benar benar digoncangkan, terbelah, digulungkan dan dilenyapkan (Q.S At Thur : 9, Al Mursalat : 9, Al Infithar : 1, Al Insyiqaq : 1, Al Ma'rij : 8, Ar Rahmaan : 37, At Takwiir : 11, Al Muzammil : 18, Al Furqon : 25, Al Anbiya' : 104).
Saat bulan dan bintang kehilangan sinarnya dan berguguran (Q.S At Thur : 44, Al Mursalat : 7 - 8, Al Qiyamah : 6 - 8, At Takwiir : 1)
Saat bumi bergoncang sehebat hebatnya dan mengeluarkan apa yang dikandungnya (Q.S Al Muzammil : 14).
Saat gunung gunung dihancurkan sehancur hancurnya menjadi seperti bulu dan debu yang dihamburkan dan berterbangan (Q.S Al Waqi'ah : 5 - 6, Al Ma'rij : 9, An Naba' : 20, At Takwiir : 3, Al Qori'ah : 5, Al Mursalat : 10)
Saat laut bergejolak dan meluap menumpahkan segala isinya (Q.S At Takwiir : 6, Al Infithar : 3). 
Saat angin menerjang dan menyapu segala yang dilewatinya yang pada hari yang dijanjikan itu manusia seperti anai anai yang berterbangan (Q.S Adz Dzari'at : 1. Al Qari'ah : 4)
Kelak kalian akan tahu betapa Allah tidak pernah main main terhadap kalamNya.
Tunggulah oleh kalian saat tiupan sangkakala kedua dan kita semua dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan (Q.S Yaa siin : 51).
Tunggulah oleh kalian saat niat dan perbuatan kalian diberi ganjaran tanpa sedikitpun terlewatkan olehNya untuk dilebihkan atau dikurangi walau seberat zarrahpun dipengadilan Maha Adil milikNya.

Duhai jiwa yang merindukan kebenaran, bersabarlah.
Sebenarnya hari kiamat itulah yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit. (Q.S Al Qomar : 46).
Dan sesungguhnya hari kiamat pasti terjadi. (Q.S An Nahl : 1, Al Hajj : 7, Adz Dzariyat : 6, Al Mu'min : 59)
Allah tahu, tapi menunggu..

*Terinspirasi dari polemik dan konspirasi yang disusun secara sistematis untuk menghancurkan generasi mukmin yang memegang teguh kalimat "Laa ilaaha ilallah" dimuka bumi ini. Sungguh aku tidak takut mengungkapkan apa yang kupikirkan tentang kelakuan kalian yang tidak manusiawi dan bersikap seperti orang yang melempar batu tapi menuding dengan keras bahwa orang lain yang melakukannya. Lucu sekali. 
Aku marah, tapi aku masih bisa tersenyum dengan lapang dada karena aku menyadari kalian akan menerima balasan dari perbuatan kalian.
Silahkan kalian lanjutkan rencana kalian untuk menghancurkan agama ini. Namun harus kalian ingat, Allah Maha Melihat dan selalu punya rencana yang tidak ada tandingannya dibanding kalian. Lihat saja saudara saudaraku yang kalian tindas. Sedikitpun tidak ada rasa takut dan gentar. Apalagi berniat menyerah. Sekali kali tidak. Kuberitahu saja, itulah kekuatan iman yang mereka pahami dan Allah meneguhkannya untuk mereka. Fisik mereka bisa kalian lukai, tapi tidak dengan jiwa dan keimanan mereka.
Saudara saudaraku sangat paham dunia tempat menanam dan akhiratlah tempat mereka menuai. Yang mereka tanam adalah perjuangan menegakkan kalimat  "Laa ilaaha ilallah" itu secara utuh. Dan yang akan mereka tuai adalah ridhonya Allah kelak saat berjumpa dengan mereka dan berkumpul di Jannah yang dijanjikanNya.
Maka kalian, hai orang orang yang menindas saudara saudaraku dimanapun mereka berada dan memperolok olok apa yang kami yakini, bersiap siaplah.
Hari yang dijanjikan akan segera tiba..